03.18.09
pemilu sekarang ni beda dengan pemilu sebelumnya. caleg nya sangat banyak. ntah apa yang menyebabkan banyak caleg. ada sedikit info dari milis yang saya ikuti, ternyata salah satunya keuntungan setelah jadi legislatif ternyata UUD (ujung-ujungnya duit)
Penerimaan anggota DPR terbagi menjadi tiga kategori, yaitu rutin perbulan, rutin non perbulan dan sesekali.
Rutin perbulan meliputi :
Gaji pokok : Rp 15.510.000
Tunjangan listrik : Rp 5. 496.000
Tunjangan Aspirasi : Rp 7.200.000
Tunjangan kehormatan : Rp 3.150.000
Tunjangan Komunikasi : Rp 12.000.000
Tunjangan Pengawasan : Rp 2.100.000
Total : Rp 46.100.000/bulan
Total Pertahun : Rp 554.000.000
Masing-masing anggota DPR mendapatkan gaji yang sama. Sedangkan penerimaan nonbulanan atau nonrutin. Dimulai dari penerimaan gaji ke-13 setiap bulan Juni.
Gaji ke-13 :Rp 16.400.000
Dana penyerapan ( reses) :Rp 31.500.000
Dalam satu tahun sidang ada empat kali reses jika di total selama pertahun totalnya sekitar Rp 118.000.000. Sementara penghasilan yang bersifat sewaktu-waktu yaitu:
Dana intensif pembahasan rencangan undang-undang dan honor melalui uji kelayakan dan kepatutan sebesar Rp 5.000.000/kegiatan
Dana kebijakan intensif legislative sebesar Rp 1.000.000/RUU
Jika dihitung jumlah keseluruhan yang diterima anggota DPR dalam setahun mencapai hampir 1 milyar rupiah. Data tahun 2006 jumlah pertahun dana yang diterima anggota DPR mencapai Rp 761.000.000, dan tahun 2007 mencapai Rp 787.100.000.
Woww.. pantas jika mereka mengejar kursi DPR, belum lagi dana pensiunan yang mereka dapatkan ketika tidak lagi menjabat. ![]()
Sumber:www.kabarinews. com
03.13.09
tidak tau arti “Assalamu’alaikum”
seusai rangkaian ibadah jumat (kutbah, sholat, dzikir, dll) rutinitas yang biasa saya lakukan adalah menghitung amal jamaah masjid. alhamdulillah oleh Allah, saya diamanahi jadi takmir di sebuah perkampungan di kota malang sejak januari 2005.
pada hari jumat ini, saya langsung menuju ke kampus untuk melanjutkan penelitian di laboratorium elektronika daya. di tengah perjalanan, setiap klai ketemu dengan temen yang saya kenal, tentunya muslim dong, saya selalu mengucapkan “assalamu’alaikum”. kadang temen yang duluan negucapin salam.
diantara beberapa temen saya yang ngucapin “asslamuaikum” duluan, dan pastinya saya jawab “waalaikumussalam” . biasanya saya langsung tak lanjutkan dengan “kaifa haluq ya akhi…???” . klo temen2 yang tau pasti dia tau artinya. tapi ada salah seorang temen yang jawab “weleh…weleh…. gak tau artinya mas…”
saya tanya ke temen saya tadi “tau artinya asslamu’alaikum”, Dia jawab “selamat datang”. Langsung hati ini ‘nyes…’ kayak baju basah yang disetrika. ternyata selama ini dia ucapin salam yang tidak tau artinya…
ucapan dahsyat, menurutku, jika didalami maknanya sungguh luar biasa. tapi mengapa ada kaum muslim yang belum tau artinya, apalagi maknanya. mungkin ini juga dialami oleh temen2 kita yang lain. sering mengucapkan kata tapi tidak tau artinya.
monggo dikaji lagi…
03.11.09
6 Elemen penting dalam presentasi yang efektif
Yang mau seminar2, yang mau lulus boleh nyimak ni tulisan. Gimana cara buat audiens terukau dengan presentasi kita saat seminar2. Semua orang bisa berpresentasi, tapi tidak semua orang dapat presentasi dengan efektif. paling tidak ada 6 elemen penting yang anda harus perhatikan pada saat presentasi.
1. Persiapan, ini merupakan elemen paling penting pada saat presentasi. Berapa kali anda mempersiapkan segala hal untuk presentasi anda ? Misalnya membuat slide presentasi, mempelajari materi yang akan disampaikan. dan yang tidak kalah pentingnya adalah latihan presentasi. jlatihan ngomong di depan cermin. amati materi yang disampaikan, penampilan, body language, dll. Gunakan tape recorder dan videotape untuk dapat mengetahui kualitas dari latihan presentasi anda.
2. Berikan diri anda, jangan ragu untuk memberikan contoh dan bila perlu pengalaman anda pribadi yang mendukung materi presentasi anda. Ini merupakan cara jitu untuk melibatkan diri anda dengan audiens dan sharing
dengan mereka.
3. Tetap Relaks, kondisi ini hanya bisa didapat jika anda melakukan persiapan yang cukup. Fokuslah terhadap pesan yang anda ingin sampaikan dan bukan pada audiens. Gunakan gesture yang cukup dan latih kalimat awal pembuka presentasi anda. Audiens biasanya kan menilai kita pada 30 detik awal pertama presentasi.
4. Gunakan humor yang cukup, ini bukan berarti anda jadi pelawak di depan audiens. Buatlah humor yang alami dari pengalaman diri anda ataupun dari materi yang anda bawakan dan jangan pernah menjadikan audiens sebagai obyek lawakan anda.
5. Gunakan gesture dan body languange, komunikasi visual jauh lebih efektif daripada suara, jadi jangan lupa untuk menggunakan gesture dan body languange. Tidak ada salahnya anda mencoba tiga tempat presentasi yakni di
tengah stage, kiri stage dan kanan stage. Jika anda bergerak dari satu posisi ke posisi yang lain pastikan kontak mata anda dengan audiens selalu terjaga.
6. Perhatikan semua detail, pastikan anda mengetahui profil audiens, jumlah audiens, waktu dan kondisi tempat presentasi. Pastikan anda membawa alat bantu visual dan handout untuk mempermudah presentasi anda.
good luck…