06.03.09
berhenti untuk lebih baik=berhenti menjadi baik
Rahasia keberhasilan sistem KAIZEN di Jepang adalah perbaikan yang dilakukan secara terus menerus. Hal tersebut sesuai dengan apa yang telah disabdakan Rosulullah SAW yang telah menginspirasi banyak orang-orang besar bahwa hari ini harus lebih baik dibandingkan dengan hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dibandingkan dengan hari ini.
Orang-orang besar adalah mereka yang tidak pernah puas dengan kapasitas pada diri mereka dan prestasi yang telah mereka torehkan. Mereka akan senantiasa belajar dan terus belajar untuk meningkatkan potensi mereka. Ketika telah berhasil mengukir sebuah prestasi, maka mereka akan bersiap kembali untuk mengejar prestasi yang lebih besar lagi.
Jika anda merasa puas dengan kapasitas yang telah anda miliki dan prestasi yang pernah anda torehkan, maka dapat dipastikan anda tidak akan pernah berhasil menggapai prestasi yang lebih besar lagi.
Seorang penebang kayu harus senantiasa mengasah kapaknya, sebab tidak ada pohon besar yang dapat ditebang oleh kapak yang tumpul. Seorang pemburu harus senantiasa mengencangkan busur panahnya dan mempertajam anak panahnya, sebab tidak akan ada buruan yang mampu takluk oleh busur panah yang renta dan anak panah yang tumpul. Maka apa yang perlu anda asah agar prestasi demi prestasi dapat anda gapai.
Ia yang berhenti untuk menjadi lebih baik, ialah yang berhenti menjadi baik.
Tips mendahsyatkan potensi diri:
1. Kenali kelemahan dan kekurangan anda.
2. Tentukan kekurangan dan potensi yang ingin anda perbaiki, kemudian perbaikilah segera.
3. Jangan pernah merasa puas dengan prestasi.
4. Jangan segan-segan membayar dengan harga mahal untuk mengembangkan potensi diri anda.
5. Menerima masukan positif terhadap diri anda.
6. Komitmen untuk terus belajar
7. Lakukukan perbaikan secara bertahap
8. Kerjakanlah semua kebaikan yang dapat anda kerjakan , dengan seluruh sarana yang anda mampu, dengan segala cara yang anda bisa, di setiap tempat yang anda lalui, di setiap saat yang anda lewati, pada setiap orang yang anda temui, sepanjang anda mampu melakukannya.
(John Wesley)
Perubahan tidak dimulai dari orang lain, melainkan dari diri sendiri. Sekuat apapun orang lain membantu diri anda untuk menjadi sukses, hal tersebut tidak akan berarti jika anda sendiri tidak memiliki keinginan untuk menjadi seorang yang sukses. Faktor terbesar penentu kesuksesan dan kemajuan seseorang adalah dirinya sendiri. Bukan lingkungan ataupun orang lain yang ada disekitarnya.
Abdul Cholik berkata,
Juni 3, 2009 pada 8:02 am
-Saya setuju dengan langkah-langkah untuk meng-update diri agar semakin hari semakin berkualitas hidup kita dan kaya arti.
-banyak orang yang hanya”nrimo” keadaan sehingga prestasinya juga hanya begitu-begitu saja.
-maju terus
-salam