Islam-mu cuma KTP 1 Oktober 2011
Posted by vikikurdiansyah in motivation.trackback
Tidak sengaja menggerakkan scroll mouse sambil menatap layar laptop. Melihat berbagai aktivitas di facebook. Tiba-tiba mataku tertuju pada satu account teman lama. Nama account mengisyaratkan laki-laki. Namun fotonya perempuan. Ku amati sejenak ada foto dan comment yang membuatku tertarik.
Di foto itu ada laki-laki dan perempuan yang pipinya saling menempel. Laki-laki dengan wajah yang lugu seolah tidak punya dosa dan wanita yang tidak berjilbab dengan pakaian yang minim alias ketat. Di bawahnya ada beberapa komenter dari temannya dan dari laki-laki yang punya account FB tersebut.
Teman : “Fotomu kok gitu. Haram lho itu. Bukan mahrom. Ndang tobat”.
Pemilik account : “Iyo… kiamat sudah dekat ya, hehe… Gak papa itu foto kan diambil pada saat tidak puasa. Jadi masih halalan toyyibah (dengan nada bercanda).
Teman : “Halal…??? (dengan nada heran). Memandang saja haram apalagi pipi sudah saling nempel”.
Pemilik account : “hahaha… haram ya, hehe… kan gak papa itu fotonya pas sudah maghrib. Jadi sudah boleh”
Ironis memang. Lebih ironis lagi laki-laki pada cerita di atas adalah seorang pendidik (guru). Hatiku tersayat dan pikiranku berontak. Pendidik masa depan generasi penerus bangsa berakhlak bejat. Bagaimana muridnya nanti.
Banyak umat islam yang tidak mengenal islam sebagai pedoman hidup. Hanya dijadikan sebagai pelengkap biodata di KTP.
Komentar»
No comments yet — be the first.