jump to navigation

Bersama Cinta di Hari Tua 5 Mei 2011

Posted by vikikurdiansyah in cinta, inspirasi, keluarga, motivation.
3 comments
together forever

together forever

Bismillaahirrahmaanirrahiim……..!!!!!!!!

Sayang…….

Aku ingin akulah yang pertama menemukan uban di antara helai-helai rambutmu dan menggaruknya ketika engkau mengeluh kulit kepalamu tiba-tiba menjadi lebih gatal dari biasanya. Dan ketika helai-helai itu semakin bertambah dengan suka cita aku akan menyisirinya, tak perlu meminta pewarna rambut. Sayang, rambut kelabumu kan tampak seksi di mataku.

Tak perlu khawatir…….

Aku siap mencarikan kacamatamu ketika kamu lupa tempat menaruhnya. Atau akan kubuatkan sebuah kotak segala ada, tempat engkau dapat menaruh semua barang dan perkakasmu sesukanya. Ketika malam-malam dingin dan rasa ingin pipis tak tertahan lagi, jangan ragu untuk membangunkanku. Sayang….. ini tanganku di sampingmu jangan ragu jadikan tanganku sebagai peganganmu.

Sayang…….

Aku tidak menginginkan yang muluk-muluk. Aku ingin mendampingi masa tuamu, aku ingin tua di sampingmu, bersamamu.

Sehat, sehatlah sayang…….

Agar engkau juga sempat meraba kepalaku yang ditumbuhi uban, agar sempat aku memamerkan gigiku yang mulai tanggal.

Sehat, sehatlah sayang…….

Agar ketika kita tua, kita masih sanggup menemani anak cucu kita bermain bersama. Atau sekedar mengunjungi mereka saat hari libur tiba. Kupikir lebih baik kita saja yang mengunjungi mereka sambil membawakan makanan kesukaan mereka. Mungkin nanti anak cucu kita akan lebih sibuk dari hari-hari sibuk yang kita jalani sekarang. Kita akan jadi orang tua yang paling pengertian ya kan, sayang…..

Sayang…….

Aku ingin tetap mesra bersamamu, hingga tua. Tetap membisikkan kata cinta, meski pendengaran kita semakin berkurang. Jangan malu untuk sedikit berteriak di telingaku ya…?! Kau tahu, aku sangat suka mendengarkan ungkapan sayangmu.

Ku ingin kita…….

Tetap saling memanja, semampu tenaga yang masih kita miliki. Anak, cucu, ponakan dan keluarga kita pasti akan menyangi kita berdua, tapi percayalah aku yang paling tau cara memanjakanmu demikian engkau yang paling tau cara memantik binar di mataku.

Bila waktu memang menggerus banyak hal…..

Bila usia memang mengikis banyak hal…..

Aku berharap, semoga itu bukan cinta dan kasih sayang kita.

Bila memang tiada yang abadi…..

Bila memang semua akan berakhir…..Bila memang semua akan terhenti…..

Aku berharap, sepanjang waktu yang kita miliki, temani aku untuk melakukan yang terbaik untuk cinta yang kita punya. Menjadikan cinta dan hubungan yang kita bina sebagai anugerah paling indah dan paling berharga.

Apapun boleh berhenti, tapi tidak dengan niatan tulus untuk saling mengasihi.

Apapun boleh usai, tapi tidak dengan upaya gigih untuk saling mejaga, upaya gigih untuk saling membahagiakan.

Sayang…….

Hari ini, menit ini, detik ini, aku seperti bisa menatap proyektor besar tak bertepi, memutar film tak berjudul yang kita perankan, ada dua tangan keriput yang saling menggenggam. Tanganku dan tanganmu.

Tapi ketika adegan berganti, saat film hampir usai, aku tak sanggup lagi menatapnya, semua menjadi kabur dan basah oleh Air Mata.

__________________________________________________

*-Ku ingin mencintai mu sepenuh hatiku, tapi tak bisa

*-Ku ingin bersama mu selamanya, tapi takkan mungkin

*-Ku ingin sehidup semati dengan mu, tapi semua itu gombal belaka

*-Karena ku ingin hanya Allah dihati ku

*-Yang Takkan Meninggalkan ku, Takkan Berpisah dan selama-lamanya krn semua itu bukan gombal

*-Kalau pun aku mencintai mu, itu karena Allah

*-Karena Dia-lah yang menggerakkan hati ku untuk menyayangi mu

*-I love you….. because “Uhibbuka fillah”

 sumber : (Facebook) halalkan aku ayah

Refresh tujuan nikah mu 5 Februari 2011

Posted by vikikurdiansyah in cerita, cinta, hikmah, inspirasi, islam, keluarga.
Tags:
11 comments

Sebuah cerita yang mengingatkan kita kembali akan makna dan tujuan menikah. Cocok bagi yang udah nikah maupun yang mau menikah. Semoga mendapat hikmah dari cerita ini

Di kamar yang amat sederhana. Di atas dipan kayu ini aku tertegun lama. Memandangi istriku yang tengah tertunduk dan diam seribu bahasa. Setelah sekian lama saling diam, akhirnya dengan membaca basmalah dalam hati kuberanikan diri untuk menyapanya.

”Assalamu’alaiki…. permintaan hafalan Qur’annya mau dibacakan kapan, Dek?” tanyaku sambil memandangi wajahnya yang sejak tadi disembunyikan dalam tunduknya. Sebelum menikah, istriku memang pernah meminta malam pertama hingga ke sepuluh agar aku membacakan hafalan Qur’an tiap malam satu juz. Dan permintaan itu telah aku setujui. ”Nanti saja saat qiyamullail,” jawab istriku masih dalam tunduknya.

Wajahnya yang berbalut kerudung putih, ia sembunyikan dalam-dalam. Saat kuangkat dagunya, ia seperti ingin menolak. Namun, ketika aku beri isyarat bahwa aku suaminya dan berhak untuk melakukan itu, ia pun menyerah. Kini aku tertegun lama. Benar kata ibu bahwa istriku “tidak menarik”. Sekelebat pikiran itu muncul dan segera aku mengusirnya. Matanya berkaca-kaca menatap lekat pada bola mataku.

”Bang, sudah saya katakan sejak ta’aruf (awal perkenalan), bahwa fisik saya seperti ini. Kalau Abang kecewa, saya siap dan ikhlas. Namun bila Abang tidak menyesal beristrikan saya, mudah-mudahan Allah memberikan keberkahan yang banyak untuk Abang. Seperti keberkahan yang Allah limpahkan kepada Ayahanda Imam Malik yang ikhlas menerima sesuatu yang tidak ia sukai pada istrinya. Saya ingin mengatakan pada Abang akan firman Allah yang dibacakan ibunya Imam Malik pada suaminya pada malam pertama mereka,”Dan bergaullah dengan mereka (istrimu) dengan baik (ma’ruf). Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjanjikan padanya kebaikan yang banyak.” (QS An-Nisa: 19)
(lagi…)

Dahsyatnya Cinta … 3 Desember 2010

Posted by vikikurdiansyah in cinta, inspirasi.
2 comments

Seperti angin membadai. Kau tak melihatnya. Kau dapat merasakannya. Merasakan dahsyatnya saat ia memindahkan gunung pasir di tengah gurun. Merangsang amuk gelombang di laut lepas. Meluluhlantakkan bangunan-bangunan angkuh di pusat kota mettopolitan. Begitulah cinta. Ditakdirkan jadi kata tanpa benda. Tak terlihat. Hanya terasa. Namun dahsyat.

Seperti banjir menderas. Kau tak kuasa mencegahnya. Kau hanya bisa terngaga ketika ia meluapi sungai-sungai, menjamah permukaan bumi, menyeret benda-benda angkuh yang bertahan di hadapannya. Dalam sekejap ia menguasai bumi dan merengkuhnya dalam kelembutan. Demikianlah cinta. Ditakdirkan jadi makna yang paling santun. Menyimpan kekuatan dan kekuasaan besar.

Seperti api menyala-nyala. Kau tak kuat melawannya. Kau hanya bisa menari di sekelilingnya saat ia mengunggun. Meraung-raung saat lidahnya melahap rumah-rumah, hutan-hutan. Seketika menjadi abu hitam yang tak bermakna. Semua jadi tiada. Seperti itulah cinta. Ditakdirkan jadi kekuatan angkara murka yang mengawal dan melindungi.

Cinta. Kata tanpa benda. Curahan untuk beragam perasaan. Muara bagi ribuan makna. Wakil sebuah kekuatan yang tak terkira. Ia jelas. Sejelas matahari. Ia indah, seindah rembulan purnama. Lukisan abadi dalam kanvas kesadaran manusia. Sederhana tapi dahsyat. Merajut semua emosi manusia dalam berbagai peristiwa kehidupannya.

Yang Muda Harus Berkarya 23 Mei 2010

Posted by vikikurdiansyah in cerita, cinta, diary-koe, inspirasi, motivation.
3 comments

Malam itu aku berada di ruangan yang cukup luas. Sendiri. Hanya ditemani komputer-komputer yang terhubung dengan akses internet di sana. Bukan di warnet. Aku di laboratorium komputer dan pemrograman. Dalam kesendirian itu, ada seorang gadis manis menyapa ku di dunia maya lewat facebook. Lewat chatting tepatnya. Dia membuka pembicaraan dengan mengucapkan salam. “Assalamu’alaikum” ucapnya.  Sudah lama aku tidak berbincang santai dengan mahasiswi UIN  ini. Entah sudah berapa lama, aku pun tak mengingatnya. Setiap kali berbincang dengannya meski hanya di dunia maya, ada hal yang selalu ku ingat. Coba tebak? Yup benar sekali. Senyumnya yang khas, yang terkadang menghiasi anganku. Bisa dijadikan penghibur hati di kala sedang gundah (hehehe).  Hanya sekedar itu. Tak lebih. Tak pula kurang.

Ada hal yang menarik ketika aku melihat potret gadis yang berasal dari kota Reog Ponorogo ini. Potret kecilnya ada di sudut kiri atas dari media chatting di facebook. Ketika aku perbesar untuk melihat profilnya, ada hal yang menarik di situ. Betul sekali. Foto yang tak biasa terpampang di facebooknya. Gadis yang memiliki senyum khas ini mengenakan baju kebesaran UIN. Jas almamater tepatnya. Namun tak sampai di sini ternyata. Ada seutas kain hijau yang melewati pundaknya. Seperti selempang yang digunakan Miss Indonesia. Ada tulisan yang membuatku tersenyum bangga melihat fotonya. Finalis Duta Bahasa UIN. Kurang lebih begitu tulisan yang ada di selempang yang digunakannya.

Tanpa basa basi lagi, mumpung dia lagi online di facebook, ini kesempatan yang baik untuk bertanya kepada gadis yang sekarang masih semester 2 ini. Ada apa di balik tulisan Finalis Duta Bahasa UIN.

“Foto apa tuh yang di facebook?” tanya ku.

“Foto nyasar” akunya.

“Nyasar gimana?” tanya ku dengan nada penasaran.

“Nyasar jadi finalis Duta Bahasa UIN” ungkapnya dengan nada merendah.

“Gitu kok dibilang nyasar” jawabku.

“Aku gak nyangka aja mas. Saingan-saingan ku lebih senior dari aku, yang pasti banyak ilmu dan pengalamannya. Sedangkan aku hanya mahasiswi baru yang belum banyak ilmu dan pengalaman” ungkapnya.

“Gak boleh gitu lah. Kesuksesan dan prestasi seseorang tidak tergantung oleh usia, jumlah semester, ataupun pengalaman. Kesuksesan dan prestasi ditentukan oleh seberapa besar keyakinan diri untuk bisa melewati setiap tantangan dengan lebih baik dari yang lain”  ujar ku dengan niat untuk meyakinkannya.


tunggu kelanjutan kisahnya di

http://vikikurdiansyah.multiply.com/journal/item/3/Yang_Muda_Harus_Berkarya

8 tanda2 sang jodoh 4 November 2008

Posted by vikikurdiansyah in cinta, tips n trik.
add a comment

di tengah-tengah gejolak jiwa ingin segera menyunting bidadari dunia, aku menemukan artikel yang cukup menyejukkan hati. sebagai tambahan referensi untuk diriku dan para pembaca…semoga bermanfaat
Pertanda 1
Rahasia sepasang kekasih agar bisa memiliki umur hubungan yang panjang
adalah adanya saling berbagi. Anda dan dia selalu bisa saling membantu,
entah itu pekerjaan sepele atau besar. Paling penting adalah Anda berdua
selalu bisa menikmati segala aspek kehidupan secara bersama-sama. Dan
semuanya terasa amat menyenangkan meskipun tanpa harus melibatkan orang
lain. Nah, apakah Anda sudah merasakan hal tersebut? Jika ya, selamat
berarti ada harapan bahwa dia adalah calon pendamping hidup Anda!

Pertanda 2
Salah satu kriteria yang menentukan cocok tidaknya dia itu jodoh Anda
atau bukan adalah kemampuannya bersikap santai di depan Anda. Coba
sekarang perhatikan, apakah gerak geriknya, caranya berpakaian, gaya
rambutnya, caranya berbicara serta tertawanya mengesankan apa adanya?
Apakah setiap ucapannya selalu tampak spontan dan tidak dibuat-buat?
Jika tidak, (maaf) kemungkinan besar dia bukan jodoh Anda.

Pertanda 3
Adanya kontak bathin membuat hati Anda berdua bisa selalu saling tahu.
Dan bila Anda atau si dia bisa saling membaca pikiran dan menduga reaksi
serta perasaanya satu sama lainnya pada situasi tertentu. Selamat!
Mungkin sebenarnya dialah belahan jiwa Anda yang tersimpan…

Pertanda 4
Bersamanya bisa membuat perasaan Anda menjadi santai, nyaman tanpa
perasaan tertekan. Berjam-jam bersamanya, setiap waktu dan setiap hari
tak membuat Anda merasa bosan.. Ini bisa sebagai pertanda bahwa Anda
berdua kelak bisa saling terikat.

Pertanda 5
Dia selalu ada untuk Anda dalam situasi apapun. Dan dia selalu bisa
memahami cuaca dalam hati Anda baik dalam suka dan duka. Percayalah
pasangan yang berjodoh pasti tak takut mengalami pasang surut saat
bersama. Sekarang, ingat-ingat kembali. Apakah dia orang pertama yang
datang memberi bantuan tatkala Anda dirundung musibah? Dia selalu paham
saat PMS Anda datang menyerang? Dia tau keadaan waktu anda
sakit……. ..Jika ya, tak salah lagi. Dialah orangnya…

Pertanda 6
Dia tak terlalu peduli dengan masa lalu keluarga Anda, dia tak peduli
dengan masa lalu Anda saat bersama kekasih terdahulu. Dia juga tak
malu-malu menceritakan masa lalunya.. Nah, kalau begitu ini bisa berarti
dia sudah siap m enerima Anda apa adanya..

Pertanda 7
Setiap orang pasti memiliki kekurangan, dan Anda tak malu-malu
memperlihatkannya pada si dia. Bahkan pada saat Anda tampil ‘buruk’ di
depannya sekalipun, misalnya saat Anda bangun tidur atau saat Anda sakit
dan tak mandi selama dua hari.

Pertanda 8
Bila Anda merasa rahasia Anda bisa lebih aman di tangannya daripada di
tangan sahabat-sahabat Anda. Atau Anda merasa sudah tak bisa lagi
menyimpan rahasia apapun darinya, maka berbahagialah! Karena ini bisa
berarti pasangan sejati telah Anda temukan!

Apakah kedelapan pertanda di atas telah Anda temukan padanya?

Lantas………..BAGAIMANA CARA MENGETAHUI PERTANDA-PERTANDA TERSEBUT?
Ssssstttttt …..jangan bilang-bilang Ya…..

YA..DENGAN PACARAN….., eeiii..tt nanti dulu …..maksudku
“PACARAN SETELAH MENIKAH”, Jadi NIKAH DULU BARU
PACARAN…..Nah itulah JODOH anda.

sumber : milis FLP

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 62 pengikut lainnya.