jump to navigation

star person camp 13 April 2009

Posted by vikikurdiansyah in diary-koe.
trackback

hari sabtu-minggu tanggal 4-5 april kemaren aku ikut training yang diadakan oleh THE BEST TEAM of MELILEA di villa Hidayatullah Batu. LUar biasa dahsyat…!!! selama 2 hari itu aktivitas duniawi semua ditinggalkan. HP harus mati dan dititipkan panitia, tidak boleh banyak bicara selama 2 hari meskipun ngumpul sama perserta training. dua hari yang full pendekatan ke ALLAH. tidur cuma 2 jam dan itu pun udah cukup.

hari sabtu mulai pagi malem jam 11 full training. membuka spiritual and mental unblocking. membuka alasan2 yang menghambat dalam melakukan segala aktivitas baik ibadah kepada ALLAH maupun aktivitas lainnya. BIasanya sebelum melakukan kegiatan khususnya kegiatan yang baik, kita sering mikir dan nimbang2 mengapa kita melakukan itu. Aneh ya… mengapa untuk berbuat baik kita kok masih mikir2. ternyata semua itu karena kita gak paham akan makna kebaikan. klo ingin berbuat kebaikan, lakukan saja, jangan banyak mikir, DO IT…

sebelum training, pak askan, sang trainer, memberi sebuah syarat. kita harus seperti gelas kosong yang siap untuk dituang air. kita harus meng-nol kan diri kita seperti gelas kosong yang belum terisi air. kita harus rendah hati dan tidak sombong. kita harus menganggap diri kira masih bodoh yang belum punya ilmu apa2.

saya diajari bagaimana menggunakan otak. otak dibagi 3 bagian: otak reptil, otak limbik dan neokorteks. otak reptil bekerja saat kita marah, males, pesimis, dll. pokoke sifat negatif. sedangkan otak limbik bekerja saat kita gembira, optimis, rajin, dll, yang posotif2 gitu dech. neokorteks tergantung dari kedua otak yang lain. klo otak limbik yang bekerja maka neokorteks juga akan baik..kayakna gitu. klo salah mohon dikoreksi

training hari sabtu berakhir jam 11 malem. trus kita dibangunin jam 1. kita berkumpul di masjid untuk sholat lail bareng trus muhasabah diri, semua keburukan kita, kemanjaan kita, kemalesan kita dan kesalahan kitadibongkar… semua pada nangis meningat itu semua. padahal kita diberi jabatan makhluk yang paling sempurna. mengapa kita masih males, sombong, manja….

setelah itu perserta dan panitia harus melewati api. training ini diberi nama BERjalan di atas api. gmn rasanya? ternyata biasa aja. persoalannya berani apa gak kita berjalan di atas api. kita harus menanamkan keberanian dalam otak kita dan yakin bahwa api itu bisa ditaklukkan. dan akhirnya BISA…aku bisa berjalan di atas api

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: