jump to navigation

Manusia bermental kucing 27 November 2009

Posted by vikikurdiansyah in hikmah.
trackback

Bila seekor kucing diberi makanan yang lezat, ikan asin misalnya, kemudian kita menemani kucing itu makan, apa reaksi si kucing?. Biasanya kucing akan malu-malu ketika melahap ikan asin tersebut. Bahkan tidak mau makan karena ada makhluk lain di dekatnya. Namun, bila orang yang didekatnya itu pergi menjauh, si kucing dengan lahapnya menyantap ikan asing dengan sadisnya.

Itulah salah satu gambaran tingkah laku si kucing. Adakah manusia yang bersikap seperti kucing? Ternyata ada. Ada beberapa orang yang bekerja dengan rajin dan sungguh-sungguh bila ada pimpinannya atau ada orang yang ditakuti atau dicintai. Orang ini cenderung “membohongi” diri sendiri. Tidak jujur dan tidak ikhlas dalam berbuat. Namun ketika pimpinan, orang yang ditakuti atau yang dicintai tidak ada di dekatnya maka dia akan malas-malasan dan tidak semangat. Inilah manusia yang bermental kucing. Malu-malu bila ada orang, memakai topeng kebohongan. Bila tidak ada yang melihat dan tidak ada orang di dekatnya, sifat aslinya muncul. Rakus dan sadis seperti kucing bila ada ikan asin. Persis kayak koruptor…

CURANG NO, JUJUR YES…

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: