jump to navigation

Aku : si Bayi dan si Remaja 19 Januari 2010

Posted by vikikurdiansyah in cerita, hikmah, inspirasi, motivation.
trackback

Aku diciptakan oleh Alloh dengan segala potensi yang ada. Mulai dari yang yang bisa dilihat dan diraba misalnya panca indra hingga yang bersifat abstrak misalnya pikiran, qolbu, dan perasaan. Semuanya pemberian Alloh dan pasti bermanfaat bila kita paham akan kebesaran Alloh.

Ketika aku masih bayi, aku diberi sebuah ketangguhan dan kegigihan dalam belajar. Tak pernah aku berpikir untuk tidak mencoba sesuatu hal yang baru. Ingin sekali aku bisa melakukan apa-apa yang dilakukan anak-anak, remaja hingga dewasa. Aku si bayi tak pernah merasa minder dengan ketidakmampuanku seperti yang lainnya. Ini adalah tahap kehidupan ku yang harus aku jalani dan aku nikmati.

Ketika belajar tengkurap, merangkak dan berjalan, tak ada dalam benak ku istilah kegagalan. Aku selalu mencoba, mencoba dan mencoba hingga aku bisa melakukannya. Tak jarang rasa sakit dan menangis yang menimpa ku. Tapi itu tak menciutkan semangat ku untuk tengkurap, merangkak dan berjalan. Aku si bayi adalah manusia yang pantang menyerah. Aku si bayi yang selalu optimis dalam setiap aktivitas.

Aku yang sekarang tak seperti aku saat masih bayi. Optimis itu terasa berkurang. Entah apa yang menyebabkannya. Mungkin aku terlalu mendengar dan meladeni kata-kata dunia yang selalu menakuti ku dan meremehkan ku. Untuk melakukan hal-hal yang baru pun terasa berat. Sekeliling ku seolah-olah ‘mencekoki’ untuk takut dan khawatir akan kegagalan bila melakukan sesuatu yang baru. Kenapa aku begini…Mungkin aku terlalu menuturi kata-kata dunia. Tidak pernah mendengar kata hati. Lupa akan pengalaman saat masih bayi.

Baik… mulai sekarang aku akan menjadi ‘tuli’. Tuli pada kata-kata dunia yang membuatku jadi negatif. Tuli pada orang-orang yang menganggap ku remeh dah tak berdaya. Aku ingin seperti bayi. Hati dan pikiran ku ingin kembali seperti dulu lagi, seperti bayi. Aku harus melalukan hal-hal yang baru, hal-hal yang penuh tantangan dan rintangan. Itu semua akan mendewasakan ku kelak. Semoga…

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: