jump to navigation

Qur’an pun mengajarkan jadi pengusaha 12 Maret 2010

Posted by vikikurdiansyah in cerita, diary-koe, hikmah, inspirasi.
trackback

Tanggal 5 Maret yang lalu aku mengikuti seminar pengusaha di Hotel Pelangi Malang. Pelaksananya dari Asosiasi Pengusaha Muslim Indonesia yang digawangi oleh Bpk Bambang. Seminar yang menginspirasi sekali. Setiap detik waktu selalu memunculkan inspirasi dan semangat.

Ada tiga pembicara pada saat itu. Ust. Faisal Hani yang mengupas pondasi seorang pengusaha dari sisi Al Quran dan As Sunnah. Pak Bambang bercerita tentang pengalaman dirinya sejak menjadi pengusaha mulai SD kelas 3 dan pembicara yang ketiga adalah Pak Nafik The Naff, pemilik sekolah TK, SD yang berbasis wirausaha dengan konsep bahasa sekolahnya adalah bahasa inggris.

Untuk inspirasi kal ini saya akan menceritakan tentang pondasi pengusaha menurut Qur’an dan Sunnah yang disampaikan oleh ust Faisal Hani. Ada tiga konsep yang selalu saya ingat dari penyampaian beliau. Konsep ini juga disampaikan oleh Aa Gym ketika ada acara “Menjadi Pengusaha dengan Hati” .

1. Selalu menyebar kebaikan dimana pun dan kapan pun

Pernyataan di atas pasti sering didengar dan diucapkan oleh orang di sekitar kita. Namun apakah semudah mendengar dan mengucapkan. Ternyata tidak. Menebarkan kebaikan tak hanya sekedar menebarkan. Harus menggunakan hati dan keikhlasan.

2. Menjadi kholifah yang bertanggung jawab

Manusia sebagai wakil di muka bumi untuk mengelola bumi demi kesejahteraan manusia dan sekitar. Pernyataan ini pun sering digembar-gemborkan. Namun realita yang terjadi adalah bumi semakin rusak, polusi dimana-mana. Apalagi bencana alam. Semua kerusakan di bumi ini diakibatkan oleh ulah manusia yang tidak bertanggung jawab. Entah sampai kapan manusia akan kembali pada jalan fitrahnya.

3. Dakwah

Islam menyebar keseluruh pejuru dunia melalui perdagangan. Islam masuk ke Indonesia melalui tangan-tangan pengusaha. Mengapa pengusaha? Dakwah akan semakin berkembang jika dipegang oleh kalangan pengusaha. Pengusaha pasti selalu berpindah tempat untuk menawarkan dagangannya. Sembari berdagang, pengusaha juga bisa berdakwah minimal dengan perkataan dan perbuatan mereka ketika bermuamalah dalam bertransaksi. Bahkan lebih bagus lagi jika sang pengusaha meluangkan waktunya untuk majelis taklim.

Salah satu pendukung aktivitas dakwah adalah finansial. Jika pengusaha muslim bergerak dan bersatu untuk dakwah, pasti akan terbentuk gelombang kebaikan yang besar dan takkan terbendung lagi.

Alloh menyeru dalam Al qur’an untuk selalu memberikan yang terbaik bagi orang lain. Alloh juga memerintahkan hambaNYA untuk selalu berinfak  kepada kaum du’afa. Alloh juga memerintahkan orang-orang yang beriman untuk berjihad dengan harta dan jiwa.

Abu Bakar, Umar, Ustman, Abdurrahman bin ‘Auf adalah segelintir orang yang sukses jadi pengusaha yang selalu memperjuangkan dengan harta dan jiwa.

Teladan kita saja, Rosul saw, sudah mencontohkan..jadi tidak ada pilihan lain untuk tidak mencontoh Rosul saw

Be Success Muslim Entrepreneur….

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: