jump to navigation

Yang Muda Harus Berkarya 23 Mei 2010

Posted by vikikurdiansyah in cerita, cinta, diary-koe, inspirasi, motivation.
trackback

Malam itu aku berada di ruangan yang cukup luas. Sendiri. Hanya ditemani komputer-komputer yang terhubung dengan akses internet di sana. Bukan di warnet. Aku di laboratorium komputer dan pemrograman. Dalam kesendirian itu, ada seorang gadis manis menyapa ku di dunia maya lewat facebook. Lewat chatting tepatnya. Dia membuka pembicaraan dengan mengucapkan salam. “Assalamu’alaikum” ucapnya.  Sudah lama aku tidak berbincang santai dengan mahasiswi UIN  ini. Entah sudah berapa lama, aku pun tak mengingatnya. Setiap kali berbincang dengannya meski hanya di dunia maya, ada hal yang selalu ku ingat. Coba tebak? Yup benar sekali. Senyumnya yang khas, yang terkadang menghiasi anganku. Bisa dijadikan penghibur hati di kala sedang gundah (hehehe).  Hanya sekedar itu. Tak lebih. Tak pula kurang.

Ada hal yang menarik ketika aku melihat potret gadis yang berasal dari kota Reog Ponorogo ini. Potret kecilnya ada di sudut kiri atas dari media chatting di facebook. Ketika aku perbesar untuk melihat profilnya, ada hal yang menarik di situ. Betul sekali. Foto yang tak biasa terpampang di facebooknya. Gadis yang memiliki senyum khas ini mengenakan baju kebesaran UIN. Jas almamater tepatnya. Namun tak sampai di sini ternyata. Ada seutas kain hijau yang melewati pundaknya. Seperti selempang yang digunakan Miss Indonesia. Ada tulisan yang membuatku tersenyum bangga melihat fotonya. Finalis Duta Bahasa UIN. Kurang lebih begitu tulisan yang ada di selempang yang digunakannya.

Tanpa basa basi lagi, mumpung dia lagi online di facebook, ini kesempatan yang baik untuk bertanya kepada gadis yang sekarang masih semester 2 ini. Ada apa di balik tulisan Finalis Duta Bahasa UIN.

“Foto apa tuh yang di facebook?” tanya ku.

“Foto nyasar” akunya.

“Nyasar gimana?” tanya ku dengan nada penasaran.

“Nyasar jadi finalis Duta Bahasa UIN” ungkapnya dengan nada merendah.

“Gitu kok dibilang nyasar” jawabku.

“Aku gak nyangka aja mas. Saingan-saingan ku lebih senior dari aku, yang pasti banyak ilmu dan pengalamannya. Sedangkan aku hanya mahasiswi baru yang belum banyak ilmu dan pengalaman” ungkapnya.

“Gak boleh gitu lah. Kesuksesan dan prestasi seseorang tidak tergantung oleh usia, jumlah semester, ataupun pengalaman. Kesuksesan dan prestasi ditentukan oleh seberapa besar keyakinan diri untuk bisa melewati setiap tantangan dengan lebih baik dari yang lain”  ujar ku dengan niat untuk meyakinkannya.


tunggu kelanjutan kisahnya di

http://vikikurdiansyah.multiply.com/journal/item/3/Yang_Muda_Harus_Berkarya

Iklan

Komentar»

1. cha - 7 Januari 2012

aku taauuu siapa yang dimaksud…^^
ada aja caranya Allah ngasi tauu….

vikikurdiansyah - 7 Januari 2012

tau…???
oh ya….
klo begitu… ssssttttttt…..!!!

ceritanya gak tak lanjutkan….

2. cha - 7 Januari 2012

iyaaa…..ssssstttt. ^^
nggak sengaja tau..hehehe


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: